10 Makanan yang Buruk Untuk Kesehatan Kulit

makanan yang tidak bagus untuk kulit

Assalamu'alaikum, selamat datang di blog saya! Hari ini bahas tentang makanan yuks? Seperti apa yang dikatakan dalam pepatah "Anda adalah apa yang Anda makan" maka saya di sini mencoba menjelaskannya secara lebih sederhana. 


Berbicara mengenai penampilan kulit, penampilan kulit Anda sejatinya mencerminkan seperti apa pola makan Anda sehari-hari. Makanan yang Anda konsumsi benar-benar akan memberikan efek pada kulit, positif maupun negatif. 

Dan khusus untuk Anda yang setia mengikuti postingan blog saya, inilah daftar 10 jenis makanan yang menurut survey adalah yang terburuk untuk kesehatan dan kecantikan kulit. Baca semuanya daripada penasaran, yuk?!

1. Makanan Olahan

Makanan terbaik adalah yang berasal dari alam dan masih dalam kondisi alami. Jenis makanan olahan sebaiknya dihindari karena memiliki nutrisi yang sangat sedikit. Enzim dan nutrisi alami di dalamnya pasti telah terpecah dan hilang selama proses produksi. 

Jika Anda sering mengkonsumsi jenis makanan olahan biasanya akan menampakkan tanda kurang baik, salah satunya terlihat dari kulit yang tidak begitu baik. Secara umum saya katakan bahwa semakin baik kualitas makanan Anda, maka semakin baik pula tingkat kesehatan dan penampilan kulit Anda.

Lebih daripada itu, makanan yang telah dikemas (dalam wadah apapun) biasanya hanya memiliki sedikit kandungan air. Padahal semua jenis makanan segar terutama sayuran dan buah-buahan sangat kaya akan kandungan air dan dapat memberikan efek hidrasi yang baik bagi tubuh. 

Hal ini sejalan dengan komponen tubuh manusia yang 70%nya terdiri dari cairan. Hasilnya tubuh yang selalu diberi asupan makanan sehat akan menjadi lebih sehat beserta seluruh organ di dalamnya. 

Hidrasi juga sangat penting bagi kulit Anda. Tubuh yang mendapatkan cukup asupan air akan dapat melakukan detoksifikasi dengan mudah. Selain itu asupan air yang cukup juga membantu menormalkan tingkat produksi minyak. Hal ini secara tidak langsung akan mengontrol jerawat Anda agar tidak merajalela.

2. Makanan Non Organik

Makanan non organik dapat mengandung hormon tambahan, pestisida, herbisida, fungisida, dan juga lilin. Jika Anda sampai mengkonsumsi makanan seperti ini dalam jumlah yang cukup banyak, makanan 'beracun' ini bisa merugikan Anda dengan seribu cara. 

Hormon dan jenis pestisida tertentu bahkan telah terbukti mengganggu kemampuan motorik seseorang. Tubuh Anda tidak mengenali zat tersebut dan akan menganggapnya musuh. Hal yang akan terjadi kemudian adalah respon inflamasi maupun infeksi. 

Istimewanya, tanaman yang dibudidayakan secara organik memiliki kandungan vitamin, mineral, dan elemen penting lainnya sebanyak dua hingga tiga kali lebih banyak dibanding yang dibudidayakan secara non organik. 

Semakin banyak nutrisi yang Anda dapatkan, maka akan semakin mengagumkan pula penampilan kulit Anda nantinya. Maka dari itu mulai saat ini Anda yang menentukan apakah akan memilih makanan organik atau non organik.

3. Daging "Misterius"

Sejalan dengan industri peternakan yang melaju pesat, para hewan seringkali diberi makan steroid, hormon pertumbuhan, dan antibiotik. Hal yang lebih mengerikan dan penting untuk diketahui, hewan-hewan tersebut tidak diberi makan seperti seharusnya. Padahal untuk mendapatkan daging yang sehat, Anda harus mengkonsumsi daging hewan yang mengkonsumsi rumput, bukannya disuntik hormon. 

Jika Anda tetap memaksa mengkonsumsi jenis daging tersebut, secara otomatis berbagai 'makanan' mereka yang berupa berbagai hormon dan steroid itu juga akan ikut masuk ke dalam tubuh Anda . Komponen seperti ini bisa menyebabkan ketidakseimbangan hormon dalam tubuh. Pada akhirnya efek samping yang Anda dapatkan bisa jadi berupa jerawat atau masalah kesehatan lainnya yang lebih serius. 

Oh iya saya punya satu tambahan. Di samping berbagai penjabaran di atas, pada dasarnya daging hewan juga merupakan jenis makanan yang sulit dicerna oleh pencernaan manusia. Jika Anda tidak mendapatkan cukup asupan cairan dan serat pada saat bersamaan, daging ini bisa macet di dalam pencernaan dan meracuni tubuh. Uh!

4. Susu

Hal yang sama berlaku juga untuk susu. Sebagian besar sapi perah tumbuh dengan dicekoki suntikan hormon untuk membuat mereka tetap memproduksi air susu sepanjang tahun atau dengan kata lain dengan tujuan menggandakan produksi susu mereka. 

Ketika Anda mengkonsumsi aneka produk dari susu sapi (yogurt, es krim, keju, dan lain sebagainya) maka tubuh Anda juga akan mendapatkan hormon yang disuntikkan pada sapi tersebut. Waduh!
Konsumsi susu seringkali dikaitkan dengan berbagai masalah kulit seperti jerawat. Dan zat kimia yang sering ditemukan pada susu bisa menyebabkan masalah kesehatan serius baik itu pada kaum pria maupun wanita. Susu juga berperan dalam merangsang pembentukan lendir dalam tubuh Anda. Hal tersebut akan berkontribusi dalam masalah peradangan serta menempelnya bakteri jahat.

Untuk emnghindari masalah kulit yang mungkin akan menimpa Anda akibat konsumsi produk olahan susu, sebaiknya hindari konsumsi segala produk dari susu secara berlebihan. Jika memungkinkan, carilah produk susu bebas hormon dalam bentuk yang masih segar.

5. Gorengan dan Lemak Terhidrogenasi

Tahukah Anda bahwa minyak dan lemak dapat teroksidasi ketika keduanya berada dalam suhu yang tinggi? Jika Anda mengkonsumsi makanan berlemak yang digoreng, itu artinya Anda memasukkan oksidan (makanan yang telah teroksidasi) ke dalam tubuh. Dan seperti yang banyak diketahui, oksidan adalah sesuatu yang tidak baik bagi tubuh. Sebaliknya, antioksidanlah yang baik bagi tubuh.

Minyak yang telah menjadi jelantah (telah digunakan) dan kemudian digunakan lagi dan lagi akan menjadi lebih pekat. Ini sangat buruk bagi tubuh karena kepekatannya. Selain itu, jenis minyak ini tidak dapat terdetoksifikasi dari tubuh. Ini bisa menjadi faktor pemicu terjadinya penyakit jantung, sirkulasi darah yang buruk, dan melemahkan sistem metabolisme.

Sementara itu kulit yang sehat sangat memerlukan sirkulasi darah dan juga metabolisme yang baik. Buruknya sistem metabolisme dan peredaran darah dapat berakibat pada kekurangan oksigen pada sel kulit, memperlambat sintesis kolagen dan elastin yang dibutuhkan kulit untuk tetap bersinar. Hasilnya bisa ditebak sendiri kan? Kulit akan menjadi kusam, lusuh, dan tidak bercahaya.

6. Pemanis, Pewarna, dan Perasa Artifisial

Segala macam zat pemanis, pewarna, dan juga perasa artifisial merupakan komponen bahan kimia yang tidak seharusnya diizinkan memasuki tubuh Anda. Bahan-bahan tersebut tidak memiliki nilai nutrisional apapun dan bahkan bisa menyebabkan peradangan dan juga reaksi histamin. 

Kabar buruknya, zat kimia semacam ini biasanya tidak dicerna melainkan akan disimpan oleh tubuh Anda di dalam jaringan. Masih mau mengkonsumsi aneka makanan dengan kandungan zat seperti itu?

7. Suplemen Berkualitas Rendah

Banyak orang mengkonsumsi suplemen secara teratur setiap hari namun sebagian besar tidak mengetahui secara pasti zat apa yang ada di dalamnya. Menurut para peneliti, sebagian besar suplemen murah tidak dibuat dari sumber bahan makanan utuh. Apesnya, tidak jarang dari suplemen murah ini mengandung alergen atau juga zat lain yang tidak Anda ketahui manfaat maupun bahayanya bagi tubuh. 

Sebaiknya ketika membeli suplemen Anda memastikan terlebih dahulu bahwa produk tersebut sepenuhnya dibuat dari bahan pangan utuh, memiliki izin dagang, memiliki tanggal kadaluwarsa, serta menyertakan label halal (jika Anda orang muslim). Oh iya perlu diingat juga, jangan sampai mengkonsumsi suplemen secara berlebihan. Terlalu banyak asupan vitamin A dan zinc bisa menyebabkan kulit jadi kering.

8. Gula

Meskipun manis dan menggoda, gula bisa melemahkan sistem imun. Ketika sistem imunitas Anda menurun, tubuh tidak akan mampu melawan bakteri secara efektif. Padahal bakteri merupakan biang kerok di balik masalah jerawat dan peradangan kulit lainnya. Gula juga salah satu faktor penyebab masalah konstipasi. Masalah konstipasi secara tidak langsung juga akan memperburuk penampilan kulit.

Gula memiliki sifat asam di dalam tubuh. Tubuh yang memiliki pH asam cenderung jauh lebih disukai oleh bakteri. Dengan kata lain, kondisi tubuh yang asam akan membuat bakteri berkembangbiak secara merajalela di dalam usus. Fenomena ini akan menyebabkan penumpukan racun dan kulit pun akan menjadi jelek karenanya.

9. Kafein Berlebih

Penelitian membuktikan bahwa konsumsi 2-3 cangkir minuman dengan kandungan kafein dapat merangsang respon hipogenasi-adrenokortikal yang akan meningkatkan kadar kortisol dalam tubuh Anda. Kelebihan kortisol (yang juga dikenal sebagai hormon stress) terbukti memiliki efek mempercepat proses penuaan dan kerusakan kulit, termasuk juga penipisan kulit.

Padahal semakin tipis kulit Anda, semakin sensitif dan rawan pula terhadap garis halus, keriput, dehidrasi, dan kekusaman. Selain itu kopi juga bersifat diuretik dan bisa membuat Anda dehidrasi. Dehidrasi bisa membuat kulit cepat keriput. Sebaliknya, semakin kulit Anda terhidrasi dengan baik, maka semakin baik pula penampilannya.

10. Gandum Tinggi Gluten

Tahukah Anda apakah gluten itu? Gluten merupakan protein yang ditemukan dalam gandum dan juga biji-bijian lainnya. Ironisnya, penelitian menunjukkan bahwa hingga 40% orang dewasa memiliki intoleransi terhadap gluten. 

Ketika terjadi peradangan di dalam tubuh, biasanya akan muncul tanda melalui kulit Anda. Ketika orang dengan sensitivitas terhadap gluten menghentikan konsumsi aneka roti gandum, akan tampak perubahan yang signifikan pada penampilan kulit yang berubah menjadi lebih baik.

Anda bisa melakukan serangkaian tes mandiri untuk mengecek apakah Anda meiliki alergi terhadap gluten atau tidak. Cara lain adalah dengan menjauhi berbagai makanan berbahan dasar tepung terigu. 

Jika Anda mendapati kulit Anda berubah menjadi semakin baik dan sehat setelahnya, bisa jadi biang kerok masalah kulit Anda selama ini adalah gluten. Beberapa makanan tinggi gluten yang perlu Anda hindari meliputi pasta, roti, biskuit, kue kering, kue, oat, dan pizza.

Memiliki kulit yang cantik dan sehat sebenarnya sederhana asalkan tahu bagaimana cara yang tepat untuk mendapatkannya. Berkiblat pada pepatah yang mengatakan "Anda adalah apa yang Anda makan", sepertinya mengubah diet Anda menjadi lebih sehat merupakan cara terbaik untuk mendapatkan kulit yang selama ini Anda dambakan. Cobalah untuk mengurangi asupan makanan tersebut di atas dan rasakan sendiri perubahannya.

Demikian yang bisa saya sampaikan untuk hari ini. Saya harap tulisan ini bermanfaat untuk Anda. Sampai jumpa lagi di artikel berikutnya, inshaa Allah. Selamat mempraktekkan tips ini dan semoga berhasil. Punya pertanyaan? Langsung saja tinggalkan pesan di kolom komentar. Xo ^_^


(diens)

Posting Komentar untuk "10 Makanan yang Buruk Untuk Kesehatan Kulit"