Review Cetaphil Oily Skin Cleanser

pembersih wajah cetaphil oily

Halo, apa kabar? Selamat datang di blog saya! Di hari-hari terakhir bulan ramadhan tahun 2019 ini adalah saat yang baik untuk review produk. Yay! Produk apa yaa yang akan saya ubek-ubek sekarang...? Apakah itu produk kesayangan Anda? Here it is, Cetaphil Oily Skin Cleanser. 

Pertama kali banget kenal produk ini dari adik pertama saya. Semenjak kenal dengan pacarnya saat itu (sekarang sudah jadi istrinya) dia jadi lebih care terhadap penampilan. Padahal sebelumnya dia cuek banget ke penampilan. 

Penasaran dong saya sama skincare ini. Kok adik saya yang cuek banget itu bisa suka? Apa sih yang membuat pilihannya jatuh pada istrinya Cetaphil?

Kepo ini menuntut untuk segera dituntaskan. Di ujung cerita, akhirnya sayapun dengan antusias mencoba  sendiri cetaphil cleanser untuk pertama kalinya. Pastinya minta punya adik saya, sedikit. Coba dulu boleh kan sebelum beli. Mumpung ada tester juga, ya kan? He he

Cetaphil Facial Wash Review (Oily)

Dia mengklaim produknya sebagai golongan skin care yang bisa mengontrol minyak di wajah secara efektif bin manjur. Oil under control. Itulah keterangan yang tertera di website official Cetaphil untuk Indonesia. Ekspektasi saya pas baca itu langsung tinggi lah. Bayangin wajah bersih tanpa gangguan minyak berlebih ala iklan Pond's versi Raisa. Wkwk :p

Si Cetaphil Oily Skin Cleanser ini menyasar pada Anda yang memiliki jenis kulit berminyak, kombinasi, hingga yang gampang jerawatan. Is that you? Janjinya sih akan membersihkan minyak, kotoran, dan make up dengan lembut. Itu artinya dia tidak akan merusak barrier kulit Anda. Wah!

Tipe kulit wajah saya memang berminyak dan kadang juga muncul beberapa biji jerawat. Nah ternyata klaim yang bilang produknya cocok untuk kulit berminyak, kulit kombinasi, dan mudah berjerawat itu memang benar adanya.

Wajah saya yang sebelumnya kusam setelah aktivitas seharian jadi segar dan enteng setelah cuci muka pakai ini. Senang dan puas lah pokoknya sama produknya! Sabun muka yang ideal banget setelah Aveeno. Formulanya juga pH-balanced dan bebas sabun ya gaes. Jadi, jangan berharap akan ada banyak busa!

Efek di akhirnya tuh ringan dan tidak membuat kulit terasa ketarik atau kenceng gitu. Karena diciptakan se-mild itu, dia jadi punya keunggulan lain yaitu tidak akan menyumbat pori-pori wajah Anda. Ini penting banget dong untuk mencegah masalah kulit seperti jerawat?!

Saya pernah baca-baca di forum beauty and review dan menemukan ada yang menulis review cetaphil untuk jerawat parah. Cukup membantu sih menurut kebanyakan pengguna. Jadi meski tidak serta merta menyembuhkan, tapi minimal sabun muka ini tidak akan memperparah kondisi yang sudah ada. So, penyembuhannya bisa jadi lebih cepat. Asyik!

Ya namanya juga jerawat parah kan penyebabnya bisa banyak. Pasti butuh penanganan menyeluruh juga. Kayaknya juga impossible cuma pakai sabun wajah jerawat langsung sembuh. Sebenarnya banyak review cetaphil jerawat di internet. Ketik saja keyword cetaphil acne atau cetaphil untuk jerawat.


Kontra Indikasi

Ini tentang cerita horornya Cetaphil ya, hehehe... Pada kenyataannya, di satu sisi ada yang dibuat jatuh cinta, ada juga yang dibuat kapok dengan produk ini. Lah kenapa ya??? 

Usut punya usut, beberapa pengguna mengeluhkan kulit wajah yang mengalami breakout atau purging akibat penggunaan Cetaphil. Menurut pengakuannya, kulit mereka cenderung berminyak dan berjerawat. Tapi setelah pakai pembersih wajah seharga ratusan ribu rupiah ini malah jadi makin jerawatan!

Kenapa bisa begitu? Well, kondisi kulit Anda tidak akan sama satu dengan lainnya. Berdasarkan pengalaman pribadi saya dan juga dari jurnal kecantikan yang sudah saya baca, ada beberapa kemungkinan yang bisa diperkirakan.

Pertama, zat yang ada di dalam Cetaphil ini tidak cocok dengan produk lain yang Anda gunakan untuk wajah. Bisa krim wajah, bisa bedak, atau juga make up Anda. Kedua, bisa juga penyebabnya dari cara mencuci muka yang kurang tepat. Ketiga, mungkin Anda salah menentukan jenis kulit.

Itu baru beberapa perkiraan saja. Masih ada penyebab lain yang sangat mungkin tidak saya ketahui. Intinya sih tiga hal di atas. Sebelum direalisasikan beli produknya, kuylah cek seperti apa produknya dulu! Here it is.


Kemasan

Sesuai dengan tema khas Cetaphil, kemasannya dihiasi dengan paduan warna yang sejuk dipandang. Dengan nuansa dominan biru-putih, Cetaphil hadir memberikan kesan sejuk dan bersih pada pandangan pertama.

Wadahnya berupa botol plastik yang sangat tebal. Efeknya, Anda tidak akan dapat menerawang isi di dalamnya meski di bawah terik matahari sekalipun.

Botolnya tebal banget gaes! Pokoknya beda lah dengan kemasan beberapa produk pembersih wajah merk lain yang pernah mampir di hidupku. Dari segi jenis plastik yang digunakan serta ketebalannya, sedikit banyak bisa disandingkan dengan produknya Aveeno. Jadi kelihatan kalau ini mahal sih.


Isi

Sabun ini kalau dilihat sekilas mirip dengan sabun bayi yang Johnson's sih. Eh by the way ini bisa disebut sabun cuci muka nggak sih? Soalnya di kemasannya kan tertulis bebas sabun. Nah lo! Haruskah kita menyebutnya dengan sabun bebas sabun??? He he

Cairannya memiliki konsistensi cenderung cair tapi juga bukan sangat cair seperti air. Jadi, kalau Anda tuang ke telapak tangan kemudian posisikan tangan jadi vertikal, si Cetaphil pasti akan meluncur ke bawah dengan cantik.

Berbeda dengan Cetaphil Gentle Skin Cleanser 125 ml, saat mengusapkan Cetaphil Oily Skin Cleanser di permukaan telapak tangan akan ada sedikit busa yang keluar. Lah katanya bebas sabun tapi kok ada busanya ya? Memang cuma sedikit, sih. Tapi kan tetap saja namanya busa. Menurut Anda?

Waktu ada busa, hal pertama yang terbesit di pikiran saya adalah bebas sabun tapi kok berbusa? Ada yang bisa bantu kasih penjelasan?


Cetaphil Review Before and After

Namanya mencoba produk pasti kurang afdol kalau belum ada sesi before and after. Benar kan? Akan saya coba sajikan dalam bentuk deskripsi. Semoga bisa membantu Anda ya dalam menilai produk ini.

Untuk before, sebelum cuci wajah di pagi hari, tepatnya ketika baru bangun tidur kulit dalam kondisi cukup berminyak dan kusam setelah istirahat semalaman. Ini posisi baru bangun banget ya. Penampakannya cukup lusuh.

Gerombolan minyak terpantau sedang berkumpul di area dagu, kening, dan paling ramai di sekitaran hidung pesek saya. Dan entah bagaimana si minyak ini bisa membuat kulit saya tampak beberapa tingkat lebih gelap dibandingkan saat sedang tidak berminyak.

In sum, sebelum pakai Cetaphil Oily kulit muka saya kusam, lusuh, berminyak, dan tampak mendung. Kelam, kelabu, gloomy Sunday.

Untuk after, penampilan kulit setelah dibasuh menggunakan Cetaphil look better. Kalau dari rasanya sih memang lebih bersih, enteng, dan halus pula. Tidak ada rasa ketarik sama sekali di kulit. Kelihatan tetap lembab.

Paling suka sama efek bersih yang begitu ringan di wajah. Beda dengan pembersih yang banyak diiklankan di televisi yang pernah saya gunakan. Ini bisa tetap bersih tanpa rasa kesat yang berlebihan. Berasa mulus!

Begitulah kira-kira hasil kerja produk yang memilih Andien sebagai brand Ambassador ini. Tertarik untuk mencobanya juga??? Iya dong!


Takeaways

Tidak seperti Pond's, Cetaphil cleanser memang baru masuk ke dalam kehidupan per-skincare-an saya belum lama ini. Namun walau baru sebentar, dia sudah berhasil memikat hati. Sejak pandangan pemakaian pertama pula!

Pembersih wajah ini punya 2 versi kan, yaitu Cetaphil Oily Skin Cleanser dan Cetaphil Gentle Skin Cleanser. Kalau kulit Anda memang cenderung berminyak dan sering muncul jerawat maka versi oily adalah pilihan yang bagus.

Hal yang paling seram dari mencoba skincare baru adalah breakout atau purging. Jika wajah Anda masih pure dan belum banyak terkontaminasi krim maupun perawatan peeling kimia insyaa Allah tidak akan ada purging. Tenang!

Tapi untuk kulit wajah yang sudah tipis atau sering berganti produk perawatan, maka harap menggunakannya dengan hati-hati. Perhatikan jika muncul reaksi negatif dan segera hentikan pemakaian. Ini juga berlaku untuk pemilik kulit sensitif. Sambil terus dipantau yaa dari awal pemakaian?!

Kalau memang sudah cocok dengan cleanser ini saya cenderung menyarankan untuk membeli Cetaphil Oily Skin Cleanser 500 ml atau 1 liter sekalian. Wow! Kalau dibaca sekilas memang seperti cukup menguras kantong ya, tapi tunggu dulu. Mari dihitung secara matematis.

Pakai produk Cetaphil Gentle yaa sebagai contoh? Soalnya daftar harga varian Oily di Shopee kurang lengkap. Yuk mari mulai berhitung?

Harga Cetaphil Gentle Skin Cleanser 1000 ml di Shopee Rp 418.500,-
Harga Cetaphil Gentle Skin Cleanser 500 ml di Shopee Rp 238.100,-
Harga Cetaphil Gentle Skin Cleanser 250 ml di Shopee Rp 164.200,-
Harga Cetaphil Gentle Skin Cleanser 125 ml di Shopee Rp 124.700,-

Tidak jauh beda juga lho rentang harganya, iya kan? Hitung harga per ml yuk?! Let's found berapa harga per mili liternya.

Kemasan 1000 ml harga per ml jadi Rp 418,5
Kemasan 500 ml harga per ml jadi Rp 476,2
Kemasan 250 ml harga per ml jadi Rp 656,8
Kemasan 125 ml harga per ml jadi Rp 997,6

Hayoo sekarang mana yang paling murah??? Dihitung-hitung, ditimbang-timbang, dipikir-pikir sampai yakin dulu gih. Nanti kalau sudah yakin mau beli kemasan isi berapa, langsung deh cuss ke drugstore atau beli online.

Oke, sekian dulu yaa untuk edisi hari ini dari Diens. Semoga tulisan ini bermanfaat dan sampai berjumpa kembali di artikel berikutnya, insyaa Allah!

Mempunyai pertanyaan, kritik, atau saran terkait coretan saya? Silakan langsung tinggalkan pesan Anda di kolom komentar. Komen yuk?! Xo ^_^


(diens)

Posting Komentar untuk "Review Cetaphil Oily Skin Cleanser"