Cara Menjaga Kondisi Keluarga Di Musim Pancaroba

saya akan berbagi tips menjaga kesehatan tubuh di musim pancaroba

Musim pancaroba adalah istilah yang digunakan oleh orang Indonesia untuk menyebut masa peralihan antara musim penghujan ke musim penghujan ke musim kemarau. Sebaliknya, masa peralihan dari musim kemarau juga disebut sebagai musim pancaroba. Jadi musim pancaroba biasa terjadi sebanyak dua kali. Dulu ketika pergantian musim di Indonesia masih terjadi secara teratur, musim pancaroba dapat diprediksi. Mereka terjadi sekitar bulan Februari-April pada peralihan ke musim kemarau dan sekitar bulan September-November pada peralihan ke musim penghujan.

Terjadinya musim pancaroba sendiri memiliki beberapa tanda yang khusus dan selalu seperti itu dari dulu. Di luar fakta bahwa pergantian musim saat ini sudah tidak bisa diprediksi, tanda-tanda pergantian musim tetap masih sama. Datangnya musim pancaroba dapat ditandai dengan adanya angin kencang yang lebih dari biasanya. Angin akan berhembus paling kencang setelah matahari tergelincir hingga menjelang matahari terbenam di sore hari. Berkebalikan dengan musim hujan dan kemarau, angin musim pancaroba memiliki arah yang sangat tidak beraturan. Terkadang fenomena ini hingga menyebabkan bencana alam angin puting beliung yang dapat memporakporandakan rumah.

Pertanda datangnya musim pancaroba yang kedua adalah suhu yang sangat terik di siang hari dan berubah menjadi sangat dingin di malam hari. Hal ini tentunya akan membuat tubuh kewalahan dalam menyesuaikan diri terhadap perubahan suhu yang sangat ekstrim seperti itu. Tanda selanjutnya adalah turunnya hujan yang bisa datang secara tiba-tiba. Selain datang secara tiba-tiba di waktu yang tidak biasanya, hujan yang terjadi di masa peralihan hanya berlangsung dalam waktu yang singkat.

Perubahan suhu yang ekstrim disertai angin kencang yang mungkin membawa berbagai jenis debu, kotoran, kuman, dan bakteri dari tempat yang jauh dapat memicu terjadinya penurunan kesehatan. Sangat banyak orang yang tidak dapat bertahan hingga akhirnya tumbang di musim pancaroba ini. Beberapa jenis penyakit yang umumnya diderita di musim pancaroba adalah pilek, batuk, sakit kepala, migrain, influenza, dan sampai yang lebih parah yaitu tipes atau demam typhoid.

Tips Menjaga Kesehatan Keluarga Selama Musim Pancaroba
Tentunya kita selalu ingin agar seluruh anggota keluarga tetap sehat di musim apapun, termasuk di musim pancaroba yang dikenal kejam ini. Untuk menjaga kesehatan tubuh di musim peralihan ini, ada banyak hal yang dapat dilakukan. Ingat! Lebih baik mencegah daripada mengobati. Sebelum penyakit datang, kita harus mempersiapkan amunisi untuk mempertahankan diri dari serangan mereka. Bagaimana cara agar tetap sehat di musim pancaroba?

Konsumsi Makanan Bergizi Seimbang
Makanan bergizi saja tidak akan membuat tubuh Anda kuat dalam menahan berbagai serangan penyakit. Mengapa? Karena ada banyak jenis makanan bergizi dengan beragam zat gizi di dalamnya. Yang benar adalah penuhi asupan makanan bergizi seimbang. Konsumsilah aneka makanan dengan kandungan karbohidrat, lemak, protein, vitamin, dan mineral dalam jumlah cukup.

Tips paling manjur adalah dengan memperbanyak mengkonsumsi sayur dan buah-buahan segar daripada makanan berminyak, asin, dan juga pedas. Apalagi makanan instan itu sangat tidak disarankan untuk dikonsumsi di masa rawan penyakit seperti ini. Maka, jika Anda ingin makan makanan non alami, konsumsilah sekedarnya saja alias jangan sampai banyak-banyak. Okay?

Cukup Beristirahat
Aktivitas padat sehari-hari tentu akan membuat energi tubuh terkuras. Apalagi jika aktivitas tersebut dilakukan di luar ruangan di musim pancaroba. Kegiatan semacam ini sangat rawan untuk terserang aneka virus yang beterbangan di udara.

Setelah beraktivitas seharian, pergilah beristirahat. Pastikan tubuh Anda mendapatkan waktu istirahat yang cukup sesuai yang dibutuhkan. Usahakan untuk mendapatkan waktu tidur selama 6 hingga 8 jam dalam sehari.

Hindari Stress
Stress dapat datang dari mana saja, entah itu dari tuntutan pekerjaan, masalah di dalam keluarga, atau juga masalah dengan orang terdekat. Meski sedang tidak berada di musim pancaroba pun Anda harus pintar mengelola stress agar tidak sampai membuat tubuh tumbang, terlebih lagi di musim pancaroba. Tahukah Anda? Stress adalah salah satu hal yang paling mematikan di dunia ini. Betul sekali, Anda sama sekali tidak salah dengar.
Jiwa yang mengalami stress akan sangat mudah diserang berbagai penyakit. Stress juga bisa membuat seseorang jadi kehilangan nafsu makan serta semangat hidup. Kerjaannya hanya melamun dan sesekali menangis. Cara menghindari stress paling manjur adalah dengan mendekatkan diri kepada Allah serta bergabung dengan lingkungan orang-orang yang positif. So, jangan sampai stress berkepanjangan ya?!

Olahraga Secara Teratur
Olahraga adalah menggerakkan anggota badan untuk melatih kekuatannya sekaligus melancarkan peredaran darah sehingga dapat mendukung tercapainya tubuh yang sehat secara holistik. Meskipun musim pancaroba identik dengan angin kencang yang membawa berbagai virus penyakit, bukan berarti Anda berhenti berolahraga. Alternatif lain yang bisa dilakukan adalah berolahraga di dalam ruangan. Ada banyak jenis olahraga yang dapat dilakukan, misalnya saja senam yoga. Yuk mulai sekarang?!

Kurangi Minum Es
Tahukah Anda? Minuman bersuhu dingin baik itu es maupun minuman yang disimpan di dalam lemari es dapat menurunkan daya tahan tubuh terhadap perubahan suhu udara yang ekstrim. Sebaiknya hindari konsumsi minuman dingin selama musim pancaroba.

Perbanyak Air Bening Berkualitas
Air bening berkualitas tetaplah yang terbaik meski di luar sana begitu banyak kreasi minuman segar yang diperjualbelikan. Untuk mendapatkan imunitas yang tetap kuat meski di musim pancaroba, Anda wajib untuk memastikan asupan air bening yang cukup. Dalam satu hari Anda harus minum setidaknya sejumlah 8 gelas. Hayoo sudah minum berapa gelas air hari ini?

Jangan Lupa Bahagia
Poin terakhir ala Diens adalah jangan lupa bahagia. Diakui entah tidak, kebahagiaan adalah obat paling mujarab untuk berbagai penyakit yang ada. Memangnya apa hubungannya antara bahagia dengan sehat? Jiwa yang bahagia akan lebih rileks dan tenang, otot jadi tidak tegang, nafsu makan pun tetap terjaga dengan baik. Dan yang paling penting akal sehat kita dapat berjalan dengan baik pula. Kepala ini jauh dari kata spaneng. Hasilnya? Tubuh menjadi lebih sehat! 

Cara untuk menjadi orang yang bahagia memang gampang-gampang susah, tapi menurut pengalaman saya, lakukan saja hal-hal yang baik sambil terus memikirkan hal baik juga. Jangan pernah fokuskan pikiran Anda pada hal negatif karena hanya merugikan saja. So, jangan lupa bahagia ya?!

Itu dia ulasan mengenai berbagai tips untuk menjaga diri Anda serta seluruh anggota keluarga agar tetap sehat di musim pancaroba. Semua tips di atas adalah hal yang biasa saya lakukan pada diri sendiri dan keluarga ketika musim ini telah tiba. Secara umum jika semua orang melaksanakan pola di atas secara konsisten, maka tidak akan ada kesempatan bagi penyakit untuk mampir di tubuh kita kecuali hanya gejalanya saja.

Sampai di sini dulu perjumpaan kita melalui tips agar tetap di musim pancaroba. Semoga tulisan dari saya yang sederhana ini bermanfaat untuk Anda. Sampai jumpa di tulisan-tulisan berikutnya, ya! ^_^

(diens)

Posting Komentar untuk "Cara Menjaga Kondisi Keluarga Di Musim Pancaroba"